Test Kondisi Fisik Pelatnas Cabor Tenis Meja

Test Kondisi Fisik Pelatnas Cabor Tenis Meja

Setelah melewati 6 bulan masa transisi pasca event olahraga terbesar Indonesia ASIAN PARA GAMES 2018 Jakarta, pemusatan latihan atlet paralympic kembali dimulai untuk menghadapi event di Filipina. Periodisasi latihan jangka panjang ini sedang berada pada fase persiapan umum, yang diawali dengan tes kondisi fisik.

Tes ini bertujuan untuk mengetahui kondisi fisik atlet selama masa transisi dan acuan parameter atlet selama latihan. Kebugaran fisik secara umum dilakukan dengan tes sebagai berikut: tes kelincahan, tes kecepatan, tes sit up dan push up, tes lempar tangkap bola tenis, tes vertical power jump, tes hand grip dynamometer, tes hand push dynamometer, sit and reach dan MFT.

Cabang olahraga tenis meja mengagendakan tes kondisi fisik hari ini Jumat, 3 Mei 2019. Test dilaksanakan di venue pelatnas tenis meja, diikuti 22 atlet yang terdiri dari 2 atlet wheelchair putri, 5 atlet wheelchair putra, 5 atlet standing putri dan 9 atlet standing putra. Para atlet sangat bersemangat dan antusias dalam menjalankan tes kondisi fisik dengan arahan tim penguji dididampingi para pelatih.

Bapak Rima Ferdianto sebagai kepala pelatih cabang olahraga tenis meja Paralympic memberikan pengarahan agar para atlet bertanggung jawab atas diri mereka sendiri selama pelaksanaan pemusatan latihan nasional. Pertanggungjawaban tersebut bisa diwujudkan dengan menjaga pola makan, waktu istirahat yang cukup, dan yang terpenting menjaga kondisi tubuh atlet tetap dalam keadaan prima. Selama proses latihan agar selalu optimis dan berlatih selayaknya sang juara tanpa kenal menyerah serta putus asa. Target kali ini ialah menjaga gelar sebagai juara umum dalam event Asean Paragames Filipina 2020.

Semangat timnas paralympic Indonesia, pertahankan juara umum di APG 2020 Filipina, lakukan yang terbaik!!

Leave a Reply

Your email address will not be published.