Gayuh, Atlet Muda Andalan Timnas Parachess Indonesia

Gayuh, Atlet Muda Andalan Timnas Parachess Indonesia

Prestasi atlet muda Parachess Indonesia Gayuh Satrio saat ini sedang naik daun. Pria kelahiran 4 Agustus 1996 ini memperlihatkan kemampuan gemilangnya kepada seluruh pecatur mancanegara yang mengikuti event 16th Malaysian Chess Festival tanggal 9-18 Agustus 2019 di Kuala Lumpur Malaysia. Pertandingan ini merupakan pertandingan catur terbuka yang diikuti semua kalangan peserta dari anak-anak hingga dewasa. Tim Parachess Indonesia melakukan try out pada event tersebut dengan tujuan sebagai ajang uji mental dan latih tanding dalam rangka persiapan menghadapi Asean Para Games 2020 Philippines.

Gayuh merupakan atlet tuna netra Tim Nasional Parachess NPC Indonesia, dengan klasifikasi B2 yaitu kategori atlet low vision. Atlet tuna netra ini mulai menorehkan prestasi untuk Indonesia ketika ia mengikuti multievent bergengsi Asia, Asian Para Games 2018 Jakarta.

Pelatnas NPC Indonesia tahun 2018 untuk event Asian Para Games 2018 Jakarta merupakan Pelatnas kali pertama yang diikuti Gayuh. Di penghujung event tersebut, Gayuh berhasil meraih 2 medali emas sekaligus, di kategori tunggal dan beregu.

Sebagai atlet yang baru bergabung di Pelatnas, hal ini merupakan prestasi yang membanggakan. Pada kesempatan berikutnya, Pelatnas NPC Indonesia tahun 2019, Gayuh ditargetkan meraih dua medali emas dan diharapkan mampu ikut mempertahankan tahta juara umum Asean Para Games 2020 Philippines di bulan Januari tahun 2020 mendatang.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.