Nurul Fadilah, Lawan Keterbatasan, Harumkan Nama Indonesia

Nurul Fadilah, Lawan Keterbatasan, Harumkan Nama Indonesia

Nurul Fadilah, mengawali karier sebagai Paralympian sejak berada di bangku kelas dua Sekolah Menengah Pertama. Nurul lahir di Subang Jawa Barat dalam kondisi normal sebagaimana anak pada umumnya. Ia tumbuh bersama dua saudara kandung, menjadi sosok anak yang energik dan periang, senang beraktifitas di dalam maupun di luar ruangan. Menginjak umur 12 tahun, satu bulan sebelum Ujian Nasional Sekolah Dasar, Nurul mengalami gangguan pada saraf matanya. Kejadian itu membuat Nurul harus menerima kenyataan bahwa ia mengalami visual impairment permanen atau keterbatasan pada indera penglihatannya.

Meski memiliki keterbatasan, semangat Nurul untuk tumbuh dewasa dan berprestasi tak pernah pudar sedikitpun. Pada usia 14 tahun, Nurul bergabung dengan NPC Kota Bandung bertanding di Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) Jawa Barat 2014. Kala itu Nurul tampil di cabang olahraga Goalball dan Tenis Meja. Berkat prestasi di Peparda 2014, Nurul bisa tampil di Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) Bandung 2016. Ia berhasil menyumbangkan medali emas dari cabang olahraga Goalball untuk propinsi Jawa Barat.

Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) NPC Indonesia tahun 2019 di Solo ini merupakan Pelatnas tahun pertamanya. Tiga bulan Pelatnas berlangsung, gadis berusia 19 tahun ini mengaku “Kami terus berlatih keras, meski cedera bisa jadi konsekuensinya. Terus meningkatkan power, feeling, dan blocking karena negara-negara yang akan kita hadapi di Asean Paragames Filipina 2020 nanti pasti juga kuat. Intinya terus semangat dan fokus.”

“Selalu berusaha untuk maju dan percaya diri demi mengharumkan Bangsa Indonesia” tekadnya.

Sukses yaa Nurul dan Timnas Goalball Indonesia! Tunjukkan KITA BISA!

Leave a Reply

Your email address will not be published.