Workshop Pelatihan Pelatih Olahraga Disabilitas NPC Indonesia

Workshop Pelatihan Pelatih Olahraga Disabilitas NPC Indonesia

Seluruh pelatih Pemusatan Latihan Nasional NPC Indonesia tahun 2019 mengikuti workshop di Hotel Kusuma Sahid Prince Solo pada hari Sabtu 20 Juli 2019. Acara bertajuk Workshop Pelatihan Pelatih Olahraga Disabilitas ini merupakan agenda berkelanjutan NPC Indonesia. Kegiatan ini bertujuan untuk mengasah kemampuan pelatih menguasai metode-metode kepelatihan atlet disabilitas di Pelatnas tahun 2019 ini, sehingga dapat memberikan kontribusi yang maksimal dalam persiapan menuju Asean Paragames Philippines 2020 mendatang.

Materi workshop pertama disampaikan oleh narasumber bapak Bambang Wijanarko. Beliau memaparkan mengenai tahap-tahap pelatihan baik tahap persiapan umum, persiapan khusus, sampai tahap pra-pertandingan. Selain itu disampaikan juga penjelasan mengenai porsi-porsi latihan yang harus diberikan kepada para atlet. Sambutan dan motivasi juga diberikan oleh ketua umum NPC Indonesia bapak Senny Marbun. Diharapkan, melalui kegiatan ini segenap pelatih seluruh cabang olahraga yang tergabung di Pelatnas NPC Indonesia, lebih bersemangat untuk meningkatkan performa dan terus mengevaluasi kinerja, menjadi yang lebih baik.

Mengenai tujuan kegiatan ini, dijelaskan oleh salah satu narasumber workshop Dr. Sapta Kunta Purnama, “Pelatihan ini sebetulnya adalah bagaimana kita membuat indikator tentang target dari teman-teman pelatih dalam merencanakan seberapa peningkatan atlet-atlet di Pelatnas ini. Sehingga nanti memudahkan kita untuk memonitor, juga mengevaluasi. Jadi pelatih maupun pendamping harus tahu bagaimana program latihan itu baik secara iptek maupun ilmiah dan bisa dipertanggungjawabkan.”

“Setelah program ini dibuat, nanti kita lihat pengerjaannya seperti apa. Nanti kita akan melihat ke lapangan seberapa kesulitan dalam prakteknya. Misalnya secara teori pelatih mengerjakan untuk program atlet internasional mungkin indikatornya tidak semuanya berjalan mulus, nah nanti akan kita lihat apa penyebab yang membuat itu tidak berjalan mulus. Setelah itu nanti tim akan melihat dan memberi masukan mengenai indikator tersebut. Sehingga Sumber Daya Manusia (SDM) pelatih akan selalu kita upgrade dan evaluasi. Tetapi apabila sistemnya sudah baik dan cocok ya kita lanjutkan. Jadi program ini harus terus berkesinambungan” paparnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.